
Bojonegoro, 2 Agustus 2026 – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) bekerja sama dengan FKDPedia sukses menyelenggarakan Sekolah Scopus 2026: Academic Writing & Publication Bootcamp pada 1–2 Agustus 2026 di Hall Meeting Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri, Bojonegoro. Kegiatan ini diikuti oleh 24 dosen dari 13 perguruan tinggi di Jawa Timur sebagai upaya meningkatkan kapasitas dosen dalam menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi internasional.
Peserta berasal dari Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI), UIN Sunan Ampel Surabaya, Universitas Negeri Malang, UIT Lirboyo Kediri, Universitas Ulumiyah Mojokerto, Universitas Islam Syarifuddin Lumajang, Universitas Qomaruddin, STDI Imam Syafi’i Jember, STAI Senori Tuban, Institut Agama Islam Miftahul Ulum Pamekasan, Institut Agama Islam Al-Yasini Pasuruan, Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin (IAIRM) Ngabar Ponorogo, serta Institut Agama Islam Syaichona Mohammad Cholil.
Mengusung konsep academic writing bootcamp, kegiatan ini menghadirkan Dr. Muh. Barid Nizarudin Wajdi, M.A. sebagai pemateri utama. Selama dua hari, peserta memperoleh pembekalan mengenai strategi publikasi pada jurnal bereputasi internasional, teknik penyusunan manuskrip yang sesuai standar jurnal Scopus, pemilihan jurnal yang tepat, hingga berbagai strategi untuk meningkatkan peluang artikel diterima.
Tidak hanya memperoleh materi, peserta juga mendapatkan pendampingan intensif secara langsung mulai dari penyempurnaan substansi artikel, penyesuaian format sesuai template jurnal, perbaikan bahasa akademik, penyusunan cover letter, hingga praktik proses submission ke jurnal terindeks Scopus. Konsep bootcamp ini memberikan ruang bagi setiap peserta untuk berkonsultasi secara personal sehingga permasalahan pada setiap manuskrip dapat dibahas secara mendalam.
Ketua LPPM UNUGIRI, Dr. M. Ivan Ariful Fathoni, M.Si., menyampaikan bahwa Sekolah Scopus merupakan bagian dari komitmen LPPM dalam membangun budaya publikasi ilmiah yang produktif sekaligus meningkatkan daya saing dosen di tingkat internasional.
“Kami ingin menghadirkan pelatihan yang tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi benar-benar menghasilkan luaran. Melalui pendampingan intensif ini, peserta didorong agar manuskripnya siap dipublikasikan pada jurnal bereputasi internasional. Kami berharap kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dosen sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi antarperguruan tinggi.”
Antusiasme peserta terlihat sejak hari pertama hingga penutupan kegiatan. Diskusi berlangsung aktif di setiap sesi, baik dengan narasumber maupun tim pendamping. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyempurnakan manuskrip, memperbaiki struktur artikel, dan menentukan jurnal tujuan yang paling sesuai. Pada akhir kegiatan, sejumlah peserta telah berhasil melakukan submission artikel ke jurnal terindeks Scopus, sementara peserta lainnya telah menyelesaikan revisi akhir dan siap melanjutkan proses publikasi.
Sebagai mitra penyelenggara, FKDPedia turut berperan aktif dalam memberikan pendampingan teknis selama kegiatan berlangsung. Kolaborasi antara LPPM UNUGIRI dan FKDPedia menghadirkan suasana pembelajaran yang interaktif, sehingga peserta tidak hanya memahami konsep publikasi internasional, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung pada artikel yang sedang mereka siapkan.
Kegiatan Sekolah Scopus 2026 secara resmi ditutup oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Keagamaan (AKK) UNUGIRI, Dr. Nurul Huda, M.H.I. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kapasitas dosen dalam bidang publikasi ilmiah internasional serta berharap program serupa dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan untuk mendukung peningkatan reputasi akademik UNUGIRI dan perguruan tinggi mitra.
Melalui kolaborasi antara LPPM UNUGIRI dan FKDPedia, Sekolah Scopus 2026 diharapkan menjadi salah satu program berkelanjutan dalam membangun ekosistem publikasi ilmiah yang unggul. Pendekatan bootcamp yang menggabungkan materi, praktik, dan pendampingan intensif menunjukkan bahwa peningkatan kualitas publikasi internasional dapat dicapai melalui pembinaan yang terarah, kolaboratif, dan berorientasi pada luaran nyata.



