Bojonegoro – Dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan profesional, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Penyusunan Laporan Keuangan BIMA pada Jumat, 28 November 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang SmartClass UNUGIRI dan diikuti oleh para ketua pelaksana kegiatan, pengelola unit kerja, serta staf administrasi dari berbagai fakultas dan lembaga di lingkungan UNUGIRI.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian penting dari komitmen UNUGIRI dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang baik (good university governance), khususnya dalam aspek pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan. Melalui pemanfaatan aplikasi BIMA (Bantuan dan Informasi Manajemen Anggaran), universitas berupaya memastikan seluruh proses pengelolaan anggaran, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan kegiatan, dapat terdokumentasi secara sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ketua LPPM UNUGIRI, Dr. M. Ivan Ariful Fathoni, M.Si., dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa pelaporan keuangan yang tertib dan sesuai standar merupakan tanggung jawab bersama seluruh pelaksana kegiatan dan pengelola unit. Ia menekankan bahwa aplikasi BIMA bukan sekadar instrumen administratif, melainkan alat strategis untuk menjaga transparansi dan meningkatkan kepercayaan terhadap pengelolaan anggaran institusi.
“Sering kali kendala dalam pelaporan keuangan bukan terletak pada ketersediaan anggaran, tetapi pada pemahaman teknis dan keseragaman prosedur. Melalui sosialisasi ini, LPPM berharap seluruh pengguna BIMA memiliki pemahaman yang sama, sehingga laporan keuangan dapat disusun dengan lebih rapi, tepat waktu, dan sesuai ketentuan,” ungkapnya.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan pemaparan materi terkait alur kerja aplikasi BIMA, mekanisme input data, serta standar penyusunan laporan keuangan yang berlaku di UNUGIRI. Materi disampaikan secara komprehensif dengan mengaitkan antara ketentuan administrasi, praktik penggunaan sistem, dan contoh kasus yang sering ditemui dalam pelaporan kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun kegiatan institusi lainnya.

Tidak hanya bersifat satu arah, kegiatan sosialisasi ini juga dilengkapi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang interaktif. Para peserta memanfaatkan sesi tersebut untuk menyampaikan berbagai kendala yang selama ini dihadapi, seperti perbedaan persepsi dalam penyusunan laporan, ketidaksesuaian bukti pendukung, hingga keterlambatan input data pada sistem. Melalui diskusi tersebut, diharapkan muncul solusi bersama yang dapat diterapkan secara seragam di seluruh unit kerja.
Melalui kegiatan ini, LPPM UNUGIRI berharap dapat meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dalam pengelolaan dan pelaporan keuangan berbasis sistem informasi. Selain itu, sosialisasi ini juga diharapkan mampu menumbuhkan budaya kerja yang lebih tertib administrasi, memperkuat koordinasi antarunit, serta mendukung pencapaian target mutu institusi dalam aspek akuntabilitas dan transparansi keuangan.
Ke depan, LPPM UNUGIRI berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan penguatan kapasitas bagi seluruh pelaksana kegiatan dan pengelola unit, agar penggunaan aplikasi BIMA dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan. Dengan demikian, setiap kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan UNUGIRI tidak hanya memberikan dampak akademik dan sosial, tetapi juga dapat dipertanggungjawabkan secara administratif dan keuangan sesuai dengan prinsip tata kelola perguruan tinggi yang unggul.



